KOLESTEROL adalah zat berlemak yang dibuat di dalam hati dari lemak jenuh makanan. Terlalu banyak kolesterol dalam darah akan meningkatkan risiko penyakit arteri koroner.

Berikut ulasan Dr Miriam Stoppard dalam bukunya berjudul “Panduan Kesehatan keluarga” soal kolesterol yang bisa menjadi panduan Anda menjaga kesehatan.

Kolesterol terbagi dalam dua bentuk utama:

– Low-sensity lipoprotein (LDL) yang membawa kolesterol dari hati ke sel-sel dalam tubuh, termasuk arteri.

– High-density lipoprotein (HDL) yang mengembalikan kelebihan kolesterol ke dalam hati.

LDL adalah musuh alami tubuh. Kadar LDL yang tinggi merupakan sebuah faktor risiko serius bagi penyakit arteri koroner, khususnya jika kadar HDL Anda rendah. HDL justru menguntungkan, dan kadar HDL yang tinggi sangat baik bagi kesehatan Anda. Oleh karena itu Anda sebaiknya memiliki kadar HDL yang tinggi dan kadar LDL yang rendah.

Adapun peranan pola makan juga penting. Pola makan tinggi lemak jenuh, (misalnya, lemak hewani, khususnya dari produk susu tinggi lemak) meningkatkan kadar LDL dan menurunkan kadar HDL-berlawanan dengan tujuan Anda. Di sisi lain, dengan mengubah lemak jenuh menjadi lemak tidak jenuh (minyak) Anda akan membalik kecenderungan ini. Kadar kolesterol darah rata-rata orang yang tinggal di Inggris adalah 5,8 mmol/L (milimol kolesterol per 1 liter darah). Ini lebih tinggi dibandingkan dengan Negara lain. Misalnya, di China rata-ratanya adalah 3,2 mmol/L. Jika hasil pemeriksaan Anda di atas 5,8 mmol/L, dokter akan meminta Anda menguranginya dengan mengubah pola makan dan gaya hidup, dan mungkin meresepkan obat.

Kolesterol hanya salah satu faktor risiko penyakit jantung. Jika Anda memiliki faktor lain, seperti merokok, kegemukan, atau tekanan darah tinggi, faktor risiko ini melipatgandakan kemungkinan Anda mengalami serangan jantung.

Sekitar 1 dari 10 orang memiliki kadar kolesterol darah yang tinggi akibat kondisi turunan yang disebut hiperlipidemia bawaan. Jika kelainan ini tidak ditangani, penyakit arteri koroner dan serangan jantung akan timbul pada usia yang sangat muda.

Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s