Mau Langsing? Makan Mentimun!

BUAH yang mengandung banyak air ini biasanya dijadikan pelengkap kudapan seperti rujak atau gado-gado. Tapi siapa sangka bahwa buah ini kaya zat gizi yang berguna untuk kesehatan dan kecantikan.

Mentimun atau ketimun (Cucumis sativus, L) adalah tanaman semusim yang menjalar atau memanjat dengan perantaraan alat pemegang berbentuk pilin atau spiral. Tanaman ini dapat tumbuh sampai di ketinggian 800 m dpl. Mentimun termasuk sayuran golongan sayuran buah.

Kandungan zat gizi yang sudah diketahui ada dalam buah mentimun per 100 gr, antara lain, kalori 12 kal, protein 0,7 gr, lemak 0,1 gr, karbohidrat 2,7 gr, kalsium 10 mg, fosfor 21 mg, besi 0,3 mg, dan vitamin C19 mg. Mentimun, sebagaimana banyak sayur lainnya, juga mengandung serat baik serat larut maupun tidak larut. Komposisi terbanyak adalah serat tidak larut.

Menurut dr.Inayah Budiasti, SpGK yang ditemui di Hang Lekiu Medical Center di Jl. Hang Lekiu III No 10, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, manfaat buah mentimun sangat beragam.

“Ketimun energinya rendah. Per 100 gr ketimun itu hanya 12 kalori, sehingga ini cocok untuk wanita-wanita yang mau menurunkan berat badan,” jelasnya.

Disamping itu, mentimun mengandung potassium dan kalium yang tinggi untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Mentimun dapat mempermudah mempermudah penyerapan makanan yang mengandung garam dan vetsin.

“Dengan kalium yang tinggi itu dia bisa menarik makanan yang banyak mengandung garam dapur. Dia lebih efektif mengambil garam dapur yang diambil oleh kalium,” katanya.

Selain itu, mentimun mengandung banyak air. Bila rata-rata berat mentimun adalah 250 gr, maka mengonsumsi satu buah mentimun dapat mencukupi kebutuhan air untuk sekitar 2 jam pada orang dewasa atau kurang lebih 10% dari total kebutuhan harian pada aktivitas dan suhu normal. Dari berbagai penelitian diketahui bahwa kekurangan air sekitar 2% saja dapat menurunkan kemampuan daya ingat dan konsentrasi. Ini akan menimbulkan kelelahan dan tidak nyaman. “Karena ketimun ini jumlah kadar airnya juga banyak, tinggi, sehingga dia bisa melancarkan buang air kecil. Dia bisa sebagai detoksifikasi, membuang racun di dalam kandung kemih. Dia bisa menurunkan hipertensi dan kolesterol dalam jumlah yang banyak. Dia juga melancarkan buang air besar, bisa memberikan rasa kenyang yang lama,” lanjutnya.

Mentimun yang sifatnya dingin dapat juga dipakai untuk mengobati gigitan serangga, gatal-gatal karena tumbuhan, dan meredamkan kulit yang terbakar matahari. Bagian tubuh yang tersiram air panas pun, jika dibalut dengan parutan daging mentimun, akan dengan cepat terobati. “Ketimun ini dingin, ya, rasanya. Dia juga bisa mengobati panas dalam, sariawan. Dia juga dipakai alat kosmetik. Kayak kalau kecapekan, jadi segar kembali,” tambahnya.

Selain itu, mentimun juga sebagai antiinflamasi. Dapat juga digunakan untuk melembabkan wajah dan sebagai masker atau digunakan langsung pada mata yang bengkak. Antioksidannya sangat tinggi untuk mengurangi sakit seperti demam dan tifus.

Pelangsing. Selain mengobati berbagai penyakit, mentimun pun berkhasiat sebagai penurun berat badan alami. “Bisa, tapi konsumsinya harus banyak. Gak apa dikonsumsi banyak. Biasanya efek samping dari serat larut itu gak ada,” katanya sambil tersenyum.

Menurut dr Asti, demikian panggilannya, mentimun bisa dikonsumsi dengan cara dijus, dimakan langsung, atau dicampur dengan buah yang lain. “Bisa dijus. Tapi kalau mau bagus, serat jangan dibuang. Diblender atau dimakan langsung. Kalau dicampur buah lain, itu lebih maksimal seratnya. Misalnya, dalam kedokteran selayaknya dalam setiap hari itu mengonsumsi serat minimal 5 warna. Serat itu bisa sayur dan buah. Sehari idealnya 5-7 serat,” terangnya.

Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Mau Langsing? Makan Mentimun!

  1. nurrahman18 berkata:

    klo anak kos susah juga yah bikin stok mentimun🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s