Cetak Anak Cerdas dengan Pemilihan Gizi Tepat

ANAK cerdas tak selamanya berasal dari keturunan yang cerdas. Pemilihan gizi dan nutrisi yang seimbang merupakan kunci mencetak deretan anak cerdas.

Gaya hidup yang modern dan aktifitas orangtua yang begitu padat, kini menjadi salah satu faktor penghalang seorang anak menjadi cerdas dan aktif. Tak heran bila banyak pula orangtua yang tidak memperhatikan asupan nutrisi anak dengan benar.

Melihat kecemasan ini, susu pertumbuhan Frisian Flag 123 & 456 menyampaikan pentingnya stimulasi dan nutrisi yang tepat guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak, terutama di masa golden years. Hal ini tercermin dalam Media Workshop bertajuk “Ajakan Cerdas untuk Optimalkan Stimulasi Anak” yang digaungkan oleh FFI.

Hal ini pula yang dituturkan Davy Djohan selaku Marketing Manager FFI. “Kami menyadari peran orangtua dalam memberikan nutrisi dan stimulasi yang tepat pada balita agar menjadi generasi muda berkualitas dan kompeten pada masa mendatang. Inisiatif ‘Ajakan Cerdas’ beranjak dari keprihatinannya akan fenomena di kota besar, di mana kebanyakan balita menghabiskan waktu bermain dan belajar sendiri atau hanya dengan pengasuhan, baik di rumah maupun di mal pada hari kerja dan akhir pekan. Hal ini disebabkan oleh kesibukan orangtua, sehingga balita hanya mendapatkan waktu sangat sedikit bersama orangtua mereka untuk bermain dan belajar,”

Dr Koesnadi Rusmil SpA(K), ahli tumbuh kembang anak dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung,  mengemukakan bahwa otak merupakan organ tubuh yang belum sempurna saat lahir. Pertumbuhan otak anak sangat cepat pada usia lima tahun pertama. Pada masa inilah orangtua berperan sangat penting dalam memberikan stimulasi, sehingga pada lima tahun pertama ini (periode emas) anak mencapai kecerdasan yang tinggi di kemudian hari.

Masih menurut Dr Koesnadi, stimulasi pada anak sangatlah penting. Hadirnya stimulasi bertujuan untuk mencapai tingkat perkembangan yang baik sesuai dengan usia anak.

“Stimulasi adalah setiap kegiatan merangsang dan melatih kemampuan anak yang berasal dari lingkungan luar anak (orangtua atau pengasuhnya). Tujuannya agar anak mencapai tingkat perkembangan yang baik sesuai dengan usianya,” lanjutnya.

Senada dengan Dr Koesnadi, ahli nutrisi Frisan Flag Indonesia Yeni Novianti pun setuju tumbuh kembang otak manusia mencapai puncak saat balita mencapai usia lima tahun, sehingga saat itulah anak membutuhkan nutrisi yang tepat.

“Tumbuh kembang otak manusia mencapai puncaknya saat balita mencapai usia lima tahun. Oleh karena itu pemenuhan nutrisi tumbuh kembang otak yang optimal bagi balita harus diperoleh setiap hari dari tiga kali makan utama, dua kali snack dan dua gelas (400 ml) susu,” terangnya.

Dalam program “Ajakan Cerdas” ini, Frisian Flag Indonesia akan menyisihkan 100 ribu dari total setiap penjualan Frisian Flag GUM 123 & 456 selama periode Maret-Mei 2010. Dari dana tersebut akan didonasikan dalam bentuk peralatan belajar mengajar baru dan diberikan kepada 20 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar di Jakarta, termasuk PAUD yang terletak di wilayah sekitar FFI yang beroperasi di Pasar Rebo dan Ciracas.

Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s