10 Langkah Cerdas Berbelanja Makanan

BERBELANJA adalah hal yang menyenangkan bagi kebanyakan perempuan. Karena itulah, sering kali perempuan keluar dari “jalur” ketika sedang berbelanja. Awalnya ingin berbelanja makanan, tetapi pada akhirnya pulang dengan camilan atau barang lain. Ini, mesti diakui, seperti sebuah “penyakit” yang sulit sekali disembuhkan. Tidak jadi soal kalau ternyata Anda punya banyak uang. Tapi bagaimana kalau pendapatan Anda pas-pasan?

Kalau Anda tak mau bahwa setelah berbelanja Anda kebingungan karena jumlah uang Anda berkurang, Anda harus punya trik. Anda harus punya “sikap” agar pengeluaran dan pemasukan Anda berjalan seimbang dan tak berat sebelah.

Membuat daftar belanja

Sebelum berbelanja, buatlah sebuah daftar terlebih dahulu barang-barang apa saja yang Anda butuhkan, dan bukan Anda inginkan, dan harus dibeli. Buat daftar kebutuhan Anda serinci dan sejelas mungkin. Jika apa yang Anda butuhkan ternyata masih ada, jangan beli atau cari yang baru. Bertahanlah dengan apa yang ada. Setelah membuat daftar itu, berusahalah untuk berbelanja sesuai dengan daftar itu.

Batasi kunjungan ke supermarket

Buat daftar belanja selengkap mungkin, sehingga Anda hanya perlu ke supermarket satu atau dua kali saja dalam seminggu. Selain lebih efisien, ini akan mencegah pembelian yang terlalu berlebihan. Lebih baik Anda membuat daftar kapan harus ke supermarket atau ke swalayan.

Hindari berbelanja dengan perut kosong

Jangan pergi belanja dalam keadaan lapar karena Anda akan semakin lebih tergiur untuk menyambar snack dan kue-kue tanpa memikir lagi kandungan lemak di dalamnya. Ingat, rasa lapar mudah menstimulasi otak. Sehingga ketika rasa lapar itu datang dan kebetulan Anda berada di “tempat yang tepat” alias tempat yang penuh dengan makanan, Anda akan tergoda untuk membelinya. Kadang-kadang rasa lapar itulah yang membuat Anda lupa diri. Pada akhirnya Anda membeli barang-barang yang sebenarnya tidak Anda butuhkan.

Ikuti petunjuk di dinding

Tahan langkah Anda untuk berkeliling di dalam supermarket. Temukan langsung makanan yang paling segar dan menyehatkan. Caranya, ikuti petunjuk arah. Jika kesulitan, tanyakan pada petugas atau pengunjung yang kebetulan sudah tahu atau hapal. Berkelilinglah hanya untuk mencari apa yang Anda butuhkan. Setelah itu, langkahkan kaki Anda ke kasir, bayar dan pulang.

Perhatikan porsi makanan

Jangan mudah tergiur dan terlalu gembira pada makanan yang menuliskan sedikit jumlah kalori di kemasannya. Periksa ukuran penyajiannya. Jika ternyata tertulis untuk satu buah kue, bisa dibayangkan lemak yang masuk ke tubuh Anda jika Anda memakan tiga sampai lima buah kue. Misalnya jika satu kue mengandung 75 kalori, itu artinya Anda mengonsumsi 225 kalori sekali makan. Karena itu, perhatikan porsinya.

Abaikan kemasan

Nah, kemasan adalah senjata ampuh untuk memikat konsumer. Anda harus ekstra hati-hati pada kemasan yang ditawarkan produsen. Akan lebih baik jika Anda melihat sisi lain yang mencantumkan komposisi makanan tersebut. Pilih makanan berserat tinggi, rendah kalori dan lemak.

Pilih makanan dari biji-bijian

Ingin roti berserat tinggi? Carilah kata-kata whole grain (mengandung biji padi penuh), 100 persen whole wheat (100 persen dari gandum) atau stone-ground di kemasannya. Jangan tertipu dengan roti yang berlabel wheat (gandum). Meski roti tersebut berwarna cokelat, bukan berarti roti tersebut dibuat dari biji padi atau gandum asli sedikitnya mengandung dua gram serat dalam sekali penyajian.

Perhatikan bahasanya

Hati-hati dengan makanan yang berlabel no sugar added. Kalimat ini harus dipahami lebih cermat karena mungkin masih berisi gula alami. Coba teliti dengan seksama label dalam kemasan di bawah kata “gula”.

Coba bumbu baru

Selain bumbu atau rempah berwarna krem, tak ada salahnya Anda menggunakan bumbu lain seperti kemangi, chives, kayu putih, cumin, bumbu kari, bawang putih, jahe, horseradish, pala, oregano, paprika, peterseli dan saus tabasco. Bumbu-bumbu tersebut sangat rendah kadar karbohidrat, lemak, protein dan kalori.

Fokuskan pandangan ke kasir

Ketika sedang mengantre di depan kasir, jangan biarkan mata Anda “berbelanja”. Biasanya di tempat pembayaran itu tersedia cokelat dan makanan ringan lain. Kalau ternyata Anda tidak datang untuk membeli cokelat, jangan meraih cokelat. Fokuskan mata dan perhatian Anda pada kasir, barang belanjaan dan cash register akan lebih baik daripada menambah lagi jumlah item belanjaan Anda.

Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

2 Balasan ke 10 Langkah Cerdas Berbelanja Makanan

  1. Futatopay berkata:

    BUSTY: Need more info about Ass showing? You are welcome on site http://josephra.angelfire.com !
    WIFE: http://josephra1.tripod.com Tattooed whore and Mercedes stockings about Final fantasy girl.

  2. GesseTeewnuct berkata:

    Questions and answers about Body row weight and Extreme weight loss pill here http://blogprohealth.com !
    Tired of searching for Order? This way http://blogprorealestate.com !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s