Lindungi Buah Hati dengan Cuci Tangan

MENCUCI tangan banyak disepelekan orang. Padahal, cuci tangan bisa menghindari kematian pada anak. Loh kok!

Maksudnya di sini bukan secara langsung. Namun dengan cuci tangan, jutaan bakteri dan virus di tangan bisa dikurangi sehingga tidak sampai menimbulkan penyakit.

Semua penyakit itu berawal dari tangan yang kotor. Pernyataan itu kiranya tidak berlebihan bila menelisik dampak yang timbul akibat tidak higienisnya kedua telapak tangan kita yang sering bersentuhan dengan mulut. Sebab, tangan adalah organ yang paling sering bersentuhan dengan segala sesuatu di tempat-tempat umum. Bayangkan, setiap hari bahkan setiap menit tangan bisa tercemar kuman, kapan pun dan di manapun. Aktivitas yang dilakukan anak, misalnya.

Anak kecil biasanya suka bermain tanah. Acap kali selepas bermain buah hati kita tidak mencuci tangan dulu, atau kurang bersih mencuci tangan, lalu langsung makan atau ngemil jajanan di warung. Imbasnya, kuman berkumpul di jari dan kuku tangan. Dampaknya tak hanya mencemari dirinya sendiri, juga orang lain dan makanan yang mereka sentuh.

Menurut Dr Handrawan Nadesul, prosedur penularan penyakit lewat tangan yang tidak steril, di antaranya, melalui infeksi fecal-oral seperti kolera, disentri, tifus, cacingan, hepatitis A, dan leptospirosis. Bisa juga melalui infeksi tak langsung lewat tangan, misalnya pada SARS dan flu burung. Atau, penularan yang langsung oleh kuku jemari tangan seperti bisul, jerawat, dan makanan tercemar (basi). Nah, penyakit cacing terkait juga dengan kebiasaan mencuci tangan.

“Angka penyakit cacing Indonesia berada pada kisaran 60 persen sampai 90 persen populasi dan terbanyak menimpa kelompok usia 5-14 tahun. Berdasarkan data World Bank, kerugian kehilangan gizi makanan, anemia, dan menurunnya produktivitas akibat penyakit cacing saja mencapai Rp30 miliar-Rp33 miliar per tahun.

Salah satu upaya pencegahan penyakit yang sangat mudah dan murah untuk dilakukan adalah mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir. Berdasarkan kajian WHO, cuci tangan menggunakan sabun dapat mengurangi angka diare hingga 47 persen.

Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s