Metoda Cepat Ajar Anak Hadapi Perasaan

ANAK-ANAK memiliki kehidupan emosional yang kaya tetapi mereka belum belajar mengungkapkan perasaannya dalam cara-cara yang layak. Kadang-kadang mereka dipenuhi dengan perasaannya karena belum dapat mengontrolnya. Dengan menggunakan metoda “Nyaman, Bermain & Mengajar,” orangtua bisa membantu anak-anak belajar menghadapi perasaan-perasaannya.

Nyaman

Satu cara penting untuk membuat nyaman seorang anak adalah menanggapi perasaannya secara serius, mengakui dan memahami perasaan-perasaannya sebagai hal nyata baginya. Anda bisa mengatakan seperti, “Ayah bisa melihat kalau perasaanmu sangat kecewa karena engkau tidak mendapat hadiah.” Mengesahkan perasaannya adalah langkah pertama untuk membantunya menyalurkan perasaannya secara layak.

Dengan menunjukkan bahwa Anda memahami perasaannya juga akan menenangkan anak Anda. Tindakan Anda ini akan membuatnya sadar bahwa perasaan adalah hal normal dan bukan sesuatu yang salah atau perlu disembunyikan. Sebagai contoh, Anda bisa menceritakan kepadanya saat terakhir Anda merasa frustrasi atau sedih.

Bermain

Bermain bisa menjadi sarana yang sangat baik bagi anak-anak untuk belajar soal perasaan. Bermain pura-pura memungkinkan balita dan anak prasekolah bereksperimen dengan serangkaian emosi dan situasi dengan aman dan tanpa konsekuensi nyata. Permainan imajiner yang khas antara lain “pergi ke dokter.” Dalam skenario ini, seorang anak yang berperan sebagai dokter bisa mengatakan kepada anak lain, “Ini mungkin terasa sakit, tapi kamu akan sembuh.” Bermain peran seperti ini memungkinkan anak-anak mengontrol situasi yang menakutkan dan mengubahnya menjadi sesuatu yang mereka inginkan.

Membaca buku cerita yang menggambarkan situasi dan emosi tertentu juga cara yang bagus dan menyenangkan bagi anak-anak untuk menghadapi emosi nyata, seperti takut gelap, kehilangan hewan piaraan, dan lain sebagainya.

Mengajar

Anda bisa mengajar anak Anda dengan memberi contoh bagaimana Anda mengendalikan emosi Anda. Misalnya, dengan meneladankan bagaimana Anda menenangkan diri di tengah situasi stres atau menjengkelkan. Dengan begitu, pesan Anda akan sampai dengan kuat.

Mengajarkan kepada anak Anda bagaimana membicarakan perasaan bisa membantunya belajar menghadapi perasaan secara efektif. Ketika Anda menyebutkan nama-nama perasaan untuk menjelaskan apa yang dirasakannya di dalam hatinya dan penyebab dari perasaan itu, maka situasi tersebut dapat dihadapi dengan lebih tenang dan konstruktif.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s