Memperbesar Penis, Berbahayakah?

TIDAK sedikit pria yang memiliki Mr P berukuran kecil begitu khawatir tidak bisa memuaskan pasangannya. Mereka pun kemudian berinisiatif memperbesar alat ‘perang’nya itu sampai dua kali lipat. Berbahayakah?

Menurut Prof Wimpie Pangkahila SpAnd FAACC, memperbesar alat kelamin tentu saja berbahaya. Selain bisa merusak anatomi tubuh, memperbesar Mr P juga menyebabkan fungsi ereksi terganggu. Dampak yang lebih berbahaya lagi bisa menyebabkan kematian.

“Masalah tersebut bisa saja terjadi karena yang melakukan pembesaran penis bukanlah orang yang ahli. Mereka biasanya memperbesar penis dengan suntik silikon dan kolagen,” tutur Wimpie yang dihubungi TIM melalui telepon selulernya, Rabu (13/8/2008).

Menyambung pernyataan Wimpie, dr Ferryal Loetan ASC&T MMR SpRM menambahkan, untuk memuaskan pasangan tidak perlu harus memperbesar penis sampai 20 cm sampai 25 cm. Sebab, kedalaman vagina hanya sampai 9 cm saja.

“Penis laki-laki tidak perlu besar-besar, nanti malah bisa menyebabkan iritas pada vagina pasangannya,” ujar Ferryal tersenyum di sela-sela seksualitas di Hotel Ibis, Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Ferryal, untuk mendapatkan kepuasan seks setiap pasangan harus bisa menciptakan variasi bercinta, mengembangkan fantasi seksual, dan saling terbuka membicarakan hubungan seks yang diinginkan masing-masing pasangan.

“Setiap pasangan juga harus mempunyai tubuh yang sehat agar hubungan seks yang dilakukannya aman dan maksimal,” tukasnya.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s